Indonesia Bela Palestina

Presiden Jokowi mengutuk tindak kekerasan polisi Israel serta pengusiran warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, oleh otoritas Israel. Pengusiran dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa tidak boleh diabaikan.

“Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan atas pelanggaran berulang yang dilakukan oleh Israel,” kata Presiden Jokowi dalam unggahan di akun Twitter resmi @jokowi, Senin (10/5/2021).

Presiden Jokowi menegaskan, Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina.

Jauh sebelumnya Presiden Jokowi menyatakan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina. “Palestina adalah satu-satunya negara yang hadir pada Konferensi Asia Afrika di Bandung, yang sampai sekarang belum menikmati kemerdekaan. Indonesia terus konsisten memberikan dukungan bagi Palestina untuk mendapatkan hak-haknya,” kata Presiden Jokowi saat berpidato di┬áSidang Majelis Umum Ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, 22 September 2020.

Ketegangan di Yerusalem meningkat setelah kerusuhan pada Jumat (7/5/2021) malam di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Palestina.

Kerusuhan berawal dari pengerahan polisi Israel membubarkan warga Palestina yang sedang melaksanakan ibadah tarawih di Masjid Al-Aqsa. Polisi Israel dengan perlengkapan antihuru-hara membubarkan paksa jemaah tarawih dan menembakkan peluru berlapis karet. Jemaah mencoba mempertahankan diri dengan melemparkan kursi, sepatu, dan batu ke arah polisi Israel. Sedikitnya 200 warga Palestina terluka akibat kekerasan yang dilakukan polisi Israel.

Kerusuhan di Masjid Al-Aqsa pada Jumat (7/5/2021) malam merupakan buntut dari upaya Israel mengusir warga Palestina yang tinggal di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Sejumlah negara mengutuk Israel atas tindak kekerasan di Masjid Al Aqsa dan upaya pengusiran warga Palestina di Sheikh Jarrah. [A1]

Tinggalkan komentar